artikelby: wening on: 2011-09-03 00:06:38 telah dilihat sebanyak 2278

Induksi Persalinan dengan Refleksologi

Refleksologi (pijat refleksi) sering digunakan untuk membantu menghilangkan rasa sakit dan stres dengan cara memberi tekanan pada titik-titik tertentu di tangan dan kaki.

Refleksologi adalah sebentuk terapi komplementer yang didasarkan pada keyakinan bahwa area yang berbeda dari tubuh memiliki keselarasan dengan area tertentu pada kaki.

Selain manfaat yang telah disinggung di atas, refleksologi ternyata juga bisa membantu menginduksi proses persalinan.

Sebuah sesi refleksologi untuk kehamilan bisa berlangsung hingga satu jam dan harus mencakup konsultasi untuk mendapatkan feedback dari pasien.

Induksi Persalinan

Bagi kebanyakan wanita, persalinan dapat terjadi secara alami. Persalinan yang diinduksi adalah persalinan yang dirangsang atau tidak terjadi secara alami. Induksi biasanya dilakukan ketika kehamilan telah melampaui 41 minggu.

Induksi persalinan biasanya dilakukan antara minggu ke-41 dan 42 untuk mencegah kehamilan yang terlalu lama akibat bayi tidak kunjung dilahirkan.

Ada beberapa metode yang digunakan oleh bidan atau dokter untuk menginduksi persalinan.

Induksi dengan obat-obatan atau bahan kimia umum dilakukan di rumah sakit untuk merangsang persalinan.

Namun sebagian wanita mungkin ingin melakukan induksi dengan cara alami. Refleksologi merupakan salah satu pilihan alami untuk melakukan induksi persalinan.

Refleksologi untuk Induksi Persalinan

Refleksologi bisa digunakan untuk membantu memperlancar persalinan dan mengurangi rasa sakit saat melahirkan.

Refleksologi juga cocok digunakan untuk menenangkan kondisi ibu agar rileks saat melahirkan.

Tingkat stres tinggi harus dikelola terutama saat mendekati proses persalinan dan refleksologi dapat membantu meringankan kondisi ini.

Sesi terapi biasanya akan dimulai dengan pijatan pada kaki yang dilanjutkan dengan merangsang titik-titik tertentu pada kaki dan pergelangan kaki.

Seorang terapis terlatih akan mengetahui titik-titik khusus tersebut sehingga sangat penting untuk mempercayakan sesi ini pada terapis yang berpengalaman.

Pijatan pada kaki umumnya akan menimbulkan sensasi pada rahim. Janin juga akan menjadi ‘aktif’. Jika kontraksi mulai terjadi, terapis harus menghentikan pijatan.

Ketika kontraksi berhenti, pijatan dapat dilakukan lagi. Tentu saja, terapis tidak akan melakukan hal ini sampai usia kandungan melewati 41 minggu.

Namun, terapi refleksologi tidak hanya berguna untuk menginduksi persalinan. Refleksologi juga baik digunakan untuk meningkatkan kondisi selama kehamilan.

Perawatan refleksologi secara teratur dapat menyeimbangkan hormon, mengatur sistem pencernaan, memperkuat otot dan tulang, memperlancar peredaran darah, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Namun refleksologi saja tidak akan membawa hasil yang maksimal. Hal yang juga penting, pikiran harus dijaga agar tetap positif. Pikiran yang stres dan rasa khawatir yang berlebihan justru dapat menunda waktu persalinan.

Refleksologi merupakan terapi komplementer untuk memperlancar persalinan dan membantu wanita hamil agar tetap rileks dan percaya diri.

Refleksologi persalinan juga bukan pengganti intervensi medis. Konsultasikan dengan dokter saat hendak melakukan refleksologi selama kehamilan dan saat menginduksi persalinan untuk memastikan keselamatan ibu dan bayi.

http://oketips.com/2850/tips-refleksologi-induksi-persalinan-dengan-refleksologi/